Senin, 07 November 2016

Cinta


 

Cinta , cinta , dan cinta..... 
Kata yang pasti semua orang tau , tapi kebanyakan orang jika ditanya "apa sih yang dimaksud cinta?" mereka pasti menjawab dengan beragam jawaban. Sebenarnya cinta adalah emosi atau perasaan yang berasal dari kasih sayang yang kuat dan rasa tertarik terhadap suatu objek (dapat berupa apa saja seperti manusia, hewan, tumbuhan, alat-alat dan lain sebagainya) dengan cenderung ingin berkorban, memiliki rasa empati, perhatian, kasih sayang, ingin membantu dan mau mengikuti apapun  yang di inginkan oleh objek yang di cintainya. Itulah arti cinta yang sesungguhnya , jika mulai peduli atau memiliki rasa empati terhadap objek apapun itu yang membuat kita bahagia mungkin kita bisa disebut cinta terhadap objek apapun itu. Contohnya seperti cinta terhadap tumbuhan , kita pasti memberi waktu kosong 1 atau beberapa hari untuk merawat dan memperhatikan tumbuhan tersebut walaupun cuma beberapa menit , dan kita akan marah jika tumbuhan yang kita cintai tersebut dirusak oleh orang lain.Akan tetapi cinta itu sulit untuk di definisikan karena sifatnya subjektif jadi setiap individu dapat memiliki pemahaman yang berbeda mengenai cinta, tergantung bagaimana ia menghayati dan pengalaman yang di alaminya.

Rasa perasaan cinta sendiri banyak ragamnya yaitu perasaan terhadap keluarga , teman-teman , romantis (romantis), hanya merupakan kemauan atau keinginan hawa nafsu(cinta eros) , negaranya (patriotisme) ,dan bangsa (nasionalisme).

 Dan sekarang kita akan berfokus pada cinta terhadap keluarga :

Arti dari keluarga adalah sebagai dua atau lebih individu yang berhubungan karena hubungan darah, ikatan perkawinan, atau adopsi, hidup dalam satu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dalam perannya, menciptakan dan mempertahankan suatu budaya. didalam keluarga terdiri dari bapak , ibu , anak , dan bernaung satu atap.

Dan kunci utama yang paling berharga dan harus menjadi sandaran utama keluarga adalah
ada kesadaran setiap anggota keluarga akan peranan dan tanggung jawabnya sebagai bagian yang tak terpisahkan dari lembaga keluarga.

Dalam keluarga munculnya sebuah perasaan yang disebut cinta persaudaraan terhadap suatu keluarga. Setiap orang tua yang memiliki anak lebih dari satu, berarti anak tersebut memiliki seseorang yang disebut dengan saudara, sudah selayaknya mereka adalah satu keluarga maka cinta persaudaraan seperti hal yang sudah seharusnya ada di diri masing-masing anak tersebut, biasanya semua tergantung dari orang tua tersebut yang telah mendidik anaknya seperti apa, dan dengan hal tersebut dapat memicu pola berfikir dan berperilaku seorang anak.
Dan bagaimana si anak tersebut memilliki sesuatu perasaan cinta terhadap persaudaraan?
Cinta persaudaraan pun bukan hanya datang dari keluarga (kandung), tetapi orang lain pun bisa dijadikan sebagai keluarga yang artinya dia mencintai persaudaraan yang dia lakukan, meski bukan dari darah kandung keluarga tersebut. Merupakan persaudaraan adalah cinta diantara sesama, tetapi sungguh baik sebagai sesama, kita tidak selalu “sama” sejauh kita bersifat manusiawi, kita semua membutuhkan bantuan orang lain.Seperti "Hari ini saya, besok engkau". Tetapi kebutuhan akan bantuan ini tidak berarti(berlaku) jika "yang satu tidak berdaya, yang lain berkuasa". Ketidakberdayaan itu adalah bersifat sementara, Kemampuan untuk berdiri dan berjalan di atas kaki sendiri adalah keadaan tetap dan sama. Jadi sudah selayaknya kita untuk menciptakan sifat cinta persaudaraan dalam keluarga, walaupun bukan kandung. Hal tersebut dapat menciptakan sesuatu hal yang positif dan bermanfaat dari diri kita sendiri, lingkungan, maupun orang lain.
Cinta orang tua terhadap anak :
"cinta orang tua ialah sepanjang masa" itulah kalimat yang sangat sering kita lihat, maupun dengar. Memang benar cinta orang tua adalah sepanjang masa dan selama hidupnya, hal tersebut sudah sangat wajar, dan memang sepatutnya seperti itu. Orang tua biasanya akan mengorbankan apapun demi anaknya. Seorang ibu yang memiliki cinta keibuan. Cinta keibuan adalah penguatan tanpa syarat terhadap hidup dan kebutuhan anak. penguatan hidup anak ada dari segi perhatian dan juga tanggung jawab.
Dan sebegai anak sewajarnya kita patut untuk bersikap paling terbaik dengan orang tua kita , karena mereka memberi semuanya seperti perhatian maupun materil. kita harus menghargai semua keputusan yang dibuat orangtua yang menurut kita baik untuk dilakukan. Saling menjaga satu sama lain didalam keluarga , jangan sampai ada perdebatan atau sikap egois yang timbul dalam keluarga maupun dalam persaudaraan. karena seperti yang sudah di singgung diatas , bahwa kita sebagai manusia harus memiliki cinta atau perasaan terhadap keluarga , maupun teman untuk memiliki perasaan(cinta) terhadap persaudaraan dengan arti sejati ( sebenarnya) yaitu dengan memiliki rasa tanggung jawab , peduli , dan tidak dapat dipisahkan oleh apapun. Jadi jika mereka mendapatkan duka kamu juga pasti merasakan duka tersebut , atau kamu merasakan bahagia pasti mereka juga ikut merasa bahagia melihatmu. Jadi jika kamu mencintai sesuatu objek (manusia ) dalam persaudaraan , persahabatan , pertemanan , atau terhadap seseorang jadilah alasan mereka untuk tersenyum dan bahagia bersama , bukan jadi alasan mereka untuk sedih dan takut. 

sumber : http://mazmuiz.blogspot.co.id/2015/01/apa-arti-cinta.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar