PENGERTIAN KEADILAN
Keadilan berasal dari kata adil yang berarti
seimbang atau tidak memihak, keadaan dimana terdapat keseimbangan antara
hak dan kewajiban. Tidak adanya keberpihakan kepada salah satu pihak sehingga
pihak yang lain merasa dirugikan di dalam sebuah keputusan. Keadilan itu sangat
penting serta dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa adanya keadilan
kehidupan dimasyarakat akan berantakan. Karena setiap manusia mempunyai ego dan
pemikiran kebenaran masing-masing, dengan itu mereka dapat menguasai semua yang
mereka inginkan tanpa mementingkan keadilan dan pada akhirnya hukum rimbalah
yang akan mengambil peran, dimana yang kuat dan berkuasa akan selalu menang dan
yang lemah akan menanggung penderitaan akan hal tersebut.
MACAM KEADILAN
-
Keadilan Legal atau Keadilan Moral
Plato :
“Keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang
membuat dan menjaga kesatuannya. Dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang
menjalankan pekerjaan yang menurut sifat dasarnya paling cocok baginya (That
man behind the gun)”
Pendapat
tersebut dikenal sebagai keadilan moral, sedangkan Sunoto menyebutnya keadilan
legal.
-
Keadilan Distributif
Aristoles:
“keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama
dan hal-hal yang tidak sama secara tidak sama (justice is done when equals are
treated equally)”
-
Komutatif
Bertujuan
memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum.
KEJUJURAN
Kejujuran merupakan anugerah dari Tuhan yang diikat dengan hati nurani manusia
itulah sebabnya kejujuran sangat berharga. Kejujuran akan membawa rasa saling
percaya dan keadilan. Allah memerintahkan kita untuk senantiasa berkata jujur
di dalam kehidupan ini.
“Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada
allah dan katakanlah perkataan yang benar”.”niscaya Allah memperbaiki bagimu
amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu”. (Q.S. Al-Ahzab: 70-71)
Hal” yang dapat
menghilangkan kejujuran :
1.
Berbohong,
2.
Mencuri,
3.
Manipulasi,
4.
Inkar janji.
KECURANGAN
Sedangkan kecurangan identik dengan ketidak jujuran. Kecurangan membuat orang
menjadi serakah dan rela melakukan apapun demi keuntungan diri sendiri. Demi
mendapatkan apa yang diinginkannya, seseorang rela melakukan kecurangan dengan
menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya apa yang diinginkannya dan hal
tersebut dapat merugikan orang lain.
PERHITUNGAN
Perhitungan terhadap perilaku baik maupun buruknya kita di dunia ditangani oleh
pihak berwenang seperti polisi, sedangkan dalam islam perhitungan di akhirat
akan sepenuhnya ditentukan oleh Allah hakim yang seadil-adilnya.
“Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya?”.
(Q.S. At-Tin: 8)
PEMBALASAN
Pembalasan ialah suatu reaksi atas perbuatan orang lain. Pembalasan disebabkan
sifat dendam. Dendam merupakan sifat yang di benci oleh tuhan, dan merupakan
sifat tercela, sifat ini belum akan merasa puas apabila diri kita belum
membalaskan kekecewaan atau kekesalan hati kita terhadap oarang yang melakukan
kejahatan kepada kita.
Dalam Al-Qur’an terdapat ayat-ayat yang menyatakan bahwa Tuhan akan memberikan
pembalasan bagi orang-orang yang bertaqwa yaitu dengan surga. Bagi yang tidak
bertakwa kepada Tuhan diberikan pembalasan atau siksaan dan bagi yang
mengingkari perintah Tuhanpun diberikan pembalasan atau siksaan api neraka.
“(Pahala dari Allah) itu bukanlah menurut
angan-anganmu yang kosongdan tidak (pula) menurut angan-angan Ahli Kitab.
Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan, niscaya akan diberi pembalasan dengan
kejahatan itu dan ia tidak mendapat pelindung dan tidak (pula) penolong baginya
selain dari Allah”. (An-Nissa: 123)
Opini :
terkadang
keadilan itu masih jauh dari kata berhasil atau ada pada diri masyrakat
sekarang, hanya sebagian orang yang berperilaku adil, Seperti mata pisau yang
tajam kebawah namun tumpul di atasnya. sebagai contoh ada seorang anak pejabat
yang mengalami kecelakaan hingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa namun ia
hanya mendapatkan hukuman yang sangat ringan yaitu hukuman percobaan sehingga
dia tidak perlu menjalani hukuman tersebut dan hanya dikenakan wajib lapor
sedangkan di tempat lain ada seorang nenek yang mengambil tiga buah coklat di
kebun tetangganya di kenakan hukuman tahanan selama tiga bulan. Sangat miris
melihat atau mendengarnya, benar adanya bahwa keadilan dinegri ini belum
sepenuhnya ditegakkan.
keadilan
juga dapat dipengaruhi oleh kebudayaan. kebudayaan di Indonesia yang lebih
mengutamakan kekeluargaan terkadang sering disalah gunakan oleh oknum-oknum
tertentu dengan cara memperjual belikan keadilan tersebut dengan beralasan
kemanusiaan dan kekeluagaan, dan hal tersebut telah mencoreng cita-cita bangsa
yang dertuang dalam pembukaan uud 1945 alinea ke empat dan pancasila pasa sila ke
2 dan ke 5.
Sumber :
Seri Diktat Kuliah MKDU: Ilmu Budaya Dasar karya Widyo Nugroho dan Achmad Muchji, Universitas Gunadarma

Tidak ada komentar:
Posting Komentar