Berbicara hal tentang Oprah Winfrey selalu membuat
kita kagum, dengan ketekunan dan kemampuan yang dimilikinya, ia meraih
kesuksesan sebagai seorang presenter dan entrepreneur. Ia juga banyak meraih
penghargaan sebagai orang yang paling berpengaruh didunia.
Oprah Winfrey lahir di Kosciusko, Mississippi,
Amerika Serikat. Ia dibesarkan di sebuah peternakan oleh
neneknya yang keras (Hattie Mae) selama enam tahun. Ketika berusia enam
tahun, ibunya (Vernita), mendapatkan pekerjaan sebagai pembantu di Milwaukee, Wisconsin dan akhirnya
mengambil Oprah kembali dari neneknya. Pada umur 14 tahun, Oprah tinggal
bersama ayahnya (Vernon Winfrey) dan
ibu tiri nya (Zelma) yang
merupakan anggota terhormat masyarakat Tennessee.
Ayah Oprah tidak bisa
mentoleransi sikap negatif Oprah atau nilai sekolahnya yang buruk. Oprah
memperoleh nilai – nilai C di Milwaukee, tetapi hanya nilai A yang bisa
diterima oleh ayahnya.
Awalnya, Oprah benci
pada aturan tegas dan harapan tinggi mereka. Tapi, nyatanya justru itulah yang
ia perlukan, orangtua yang membuat peraturan dan menerapkannya dengan tegas,
tetapi juga memberikan cinta dan perhatian yang diinginkannya. Oprah pun
akhirnya bangkit.
Tidak saja nilai sekolahnya
yang semakin baik, Oprah juga jadi lebih ramah dan populer daripada
sebelumnya.
Pada usia 17 tahun, dia
memperoleh pekerjaan pertamanya di dunia pertunjukan sebagai penyiar
berita di stasiun radio lokal.
Mereka bahkan membayarnya $100 per minggu, yang terhitung besar buat siswa
sekolah menengah pada tahun 1970-an.Pada usianya yang ke-19, ia ditemukan oleh
sebuah stasiun televisi di Nashille untuk
dipekerjakan sebagi wartawan dan penyiar berita.
The Oprah Winfrey Show
Pada 1976, Oprah menjadi
pembawa acara TV di Baltimore dan kemudian dipromosikan sebagai pendamping
pemandu acara bincang-bincang pagi (talk show) yang bernama People
Are Talking (Orang–orang Mulai Berbicara).
Pada 1984, Oprah mendapatkan
terobosan besar. Dia diminta menjadi pemandu acaranya sendiri disebuah Chicago.
Acara A. M. Chicago mengudara pada waktu yang sama dengan acara Phill Donahue Show yang
populer, tetapi tidak butuh waktu lama bagi Oprah untuk menurunkan Phill dan
takhtanya. Dalam waktu singkat dia menjadi bintang di 120 kota besar di seluruh
Amerika.
The Oprah Winfrey
Show membuat debut nasional pertamanya pada tahun 1986, dan meraih sukses
dengan cepat dengan menjadi pertunjukan yang paling populer di televisi,
menjadikannya wanita kulit hitam yang bangkit dari kemiskinan dan menjadi
bintang dengan bayaran tertinggi.
The Oprah Winfrey Show
menjadi talk show nomor satu saat itu. Acara ini di tonton oleh 48 juta pemirsa
setiap minggunya di Amerika dan disiarkan secara internasional di 126 negara.
Selain Sebagai Presenter
Oprah Winfrey juga sebagai pendiri dan Direktur Editoral. Pada bulan April
tahun 2000,
Oprah dan Majalah Hearts memperkenalkan O, The Oprah Magazine. Majalah
tersebut menjadi majalah yang sukses dalam sejarah penerbitan dengan sirkulasi
2,3 juta pembaca setiap bulannya.
Beberapa Pola Pikir
Oprah Winfrey :
1.
Melihat Dalam Sisi yang Berbeda
Sikap dan
pola pikir pertama dari Oprah Winfrey yang kemudian mengantarkannya pada
kesuksesan adalah melihat segala halnya dari sisi yang berbeda. Dalam sebuah
sesi wawancara, Oprah pernah menjelaskan bahwa saat dirinya sudah lelah dengan
mendudukkan orang di kursi dan menanyai masalah yang itu-itu saja, maka
kemudian Oprah menemukan jenis talkshow yang berbeda.
Oprah kemudian mengurangi
cerita tabloid dan lebih luas membahas isu-isu seperti kesehatan, politik, dan
spiritualitas. Bagaimana tidak setelah pola pikir dan sikapnya yang demikian
itu membuat ‘Oprah Winfrey Show’ memimpin rating televisi sehari-hari sampai
tahun 2011.
2.
Menjawab Keraguan dengan Keunggulan
Saat banyak orang meremehkan dirinya yang akan menjadi news Anchor di
depan kamera, Oprah
Winfrey membuat anggapan ini menjadi sebuah pecutan. Dengan ketekunan dan
keahlian yang dimilikinya akhirnya Oprah mampu memukau penonton dan menjalankan
pekerjaannya dengan sangat baik.
Bahkan dalam majalah TIME
ditulis bahwa, “Dalam bidang yang didominasi oleh laki-laki kulit putih, dia
adalah perempuan hitam yang sangat sukses.”Oprah bisa saja menyerah. Tapi
Winfrey percaya bahwa dia bisa mengatasi keraguan dengan menjadi yang terbaik
di industrinya.
3.
Temukan Kebaikan di Dalam Kemalangan
Menurut
Oprah, akan ada banyak pelajaran yang bisa dipelajari saat kita berada pada
posisi yang tidak menguntungkan. Masa lalu Oprah yang penuh dengan kemalangan
inilah yang membuat dirinya selalu sigap dan siap ketika berada pada keadaan
yang sulit.
Saat menjadi co-anchor berita
malam di Baltimore, ia mendapati keadaan sulitnya ini ketika rambutnya rusak
dan membuatnya benar-benar botak. Winfrey memang patah hati, namun di
sisi lain ia melihat sisi terangnya. Bertahun-tahun kemudian, Oprah mengatakan,
“Anda belajar banyak tentang diri sendiri ketika Anda botak.” Ia pun kembali
dengan penampilannya yang mengagumkan dan mempesona penonton.
4.
Bantu Diri Anda Dengan Membantu Orang Lain
Seperti
disebutkan sebelumnya bahwa Oprah Winfrey adalah seorang dermawan yang luar
biasa. Ini terbukti dari kegiatan amalnya yang tidak hanya terbatas pada
yayasan amalnya sendiri yaitu Oprah Angel Network. Namun Oprah ternyata
juga memberikan banyak uangnya untuk filantropi (diperkirakan sebesar $
303.000.000 pada tahun 2007).
Alasan utama Oprah melakukan
hal ini adalah agar ia bisa membuat dampak positif dalam kehidupan orang lain,
meskipun ia juga memiliki alasan lain, “Cara yang paling baik untuk membawa
kebaikan pada diri sendiri adalah dengan berbuat baik untuk orang lain.”
5.
Berterimakasih Lebih Banyak
Menurut
Oprah “Bersyukurlah atas apa yang Anda miliki akan berakhir dengan mendapatkan
lebih. Jika Anda berkonsentrasi pada apa yang tidak Anda miliki, Anda tidak
akan pernah punya cukup.” Itulah salah satu pola pikir Oprah yang juga
menjadikannya sukses seperti sekarang ini. Pada saat ia merayakan dua dekade di
televisi nasional, Winfrey mengucapkan terima kasih pada staf dengan mengajak
mereka dan keluarga mereka berlibur ke Hawaii (totalnya 1065 orang).
6.
Oprah Winfrey Paham Pentingnya Menikmati Hidup
Terakhir,
sikap dan pola pikir dari Oprah yang kemudian mengantarkannya pada kesuksesan
adalah tahu kapan ia harus rileks dan menikmati hidup. Meski jadwal Oprah
tergolong sangat padat ketika menjalani pekerjaannya, namun Oprah mengerti
bahwa ia tidak boleh stress dan harus tetap rileks.
Untuk mencapainya, Oprah
terkadang memanfaatkan beberapa waktu luangnya (meskipun sedikit) untuk sekedar
berhenti sejenak, sendirian, menghela nafas panjang, melihat pohon, bunga,
cahaya matahari yang terpantul di jendela.
Bukankah hal-hal tersebut sangat menginpirasi orang
disekitarnya dan bahkan orang yang baru mengenal atau mendengar ceritanya.
Ketekun serta Dermawan adalah sikap dari Oprah Winfrey yang menurut saya sangat
menginspirasi dan karena ketekunannya sebagai presenter dia memiliki julukan
“ratu talk show sejagat” hal yang wajar dia memiliki sebutan itu karna kerja kerasnya. Mohon maaf jika ada beberapa hal yg kurang tepat atau salah kata dari
artikel diatas. Terima Kasih.
Sumber :


Tidak ada komentar:
Posting Komentar