Rabu, 12 Juli 2017

Beberapa Hal Tentang Oprah Winfrey



Berbicara hal tentang Oprah Winfrey selalu membuat kita kagum, dengan ketekunan dan kemampuan yang dimilikinya, ia meraih kesuksesan sebagai seorang presenter dan entrepreneur. Ia juga banyak meraih penghargaan sebagai orang yang paling berpengaruh didunia.

Oprah Winfrey lahir di Kosciusko, Mississippi, Amerika Serikat.  Ia dibesarkan di sebuah peternakan oleh neneknya yang keras (Hattie Mae) selama enam tahun. Ketika berusia enam tahun, ibunya (Vernita), mendapatkan pekerjaan sebagai pembantu di MilwaukeeWisconsin dan akhirnya mengambil Oprah kembali dari neneknya. Pada umur 14 tahun, Oprah tinggal bersama ayahnya (Vernon Winfrey) dan ibu tiri nya (Zelma) yang merupakan anggota terhormat masyarakat Tennessee.
Ayah Oprah tidak bisa mentoleransi sikap negatif Oprah atau nilai sekolahnya yang buruk. Oprah memperoleh nilai – nilai C di Milwaukee, tetapi hanya nilai A yang bisa diterima oleh ayahnya.
Awalnya, Oprah benci pada aturan tegas dan harapan tinggi mereka. Tapi, nyatanya justru itulah yang ia perlukan, orangtua yang membuat peraturan dan menerapkannya dengan tegas, tetapi juga memberikan cinta dan perhatian yang diinginkannya. Oprah pun akhirnya bangkit.
Tidak saja nilai sekolahnya yang semakin baik, Oprah juga jadi lebih ramah dan populer daripada sebelumnya.
Pada usia 17 tahun, dia memperoleh pekerjaan pertamanya di dunia pertunjukan sebagai penyiar berita di stasiun radio lokal. Mereka bahkan membayarnya $100 per minggu, yang terhitung besar buat siswa sekolah menengah pada tahun 1970-an.Pada usianya yang ke-19, ia ditemukan oleh sebuah stasiun televisi di Nashille untuk dipekerjakan sebagi wartawan dan penyiar berita.

The Oprah Winfrey Show
Pada 1976, Oprah menjadi pembawa acara TV di Baltimore dan kemudian dipromosikan sebagai pendamping pemandu acara bincang-bincang pagi (talk show) yang bernama People Are Talking (Orang–orang Mulai Berbicara).
Pada 1984, Oprah mendapatkan terobosan besar. Dia diminta menjadi pemandu acaranya sendiri disebuah Chicago. Acara A. M. Chicago mengudara pada waktu yang sama dengan acara Phill Donahue Show yang populer, tetapi tidak butuh waktu lama bagi Oprah untuk menurunkan Phill dan takhtanya. Dalam waktu singkat dia menjadi bintang di 120 kota besar di seluruh Amerika.
The Oprah Winfrey Show membuat debut nasional pertamanya pada tahun 1986, dan meraih sukses dengan cepat dengan menjadi pertunjukan yang paling populer di televisi, menjadikannya wanita kulit hitam yang bangkit dari kemiskinan dan menjadi bintang dengan bayaran tertinggi.
The Oprah Winfrey Show menjadi talk show nomor satu saat itu. Acara ini di tonton oleh 48 juta pemirsa setiap minggunya di Amerika dan disiarkan secara internasional di 126 negara.
Selain Sebagai Presenter Oprah Winfrey juga sebagai pendiri dan Direktur Editoral. Pada bulan April tahun 2000, Oprah dan Majalah Hearts memperkenalkan O, The Oprah Magazine. Majalah tersebut menjadi majalah yang sukses dalam sejarah penerbitan dengan sirkulasi 2,3 juta pembaca setiap bulannya.

Beberapa Pola Pikir Oprah Winfrey :
1. Melihat Dalam Sisi yang Berbeda

Sikap dan pola pikir pertama dari Oprah Winfrey yang kemudian mengantarkannya pada kesuksesan adalah melihat segala halnya dari sisi yang berbeda. Dalam sebuah sesi wawancara, Oprah pernah menjelaskan bahwa saat dirinya sudah lelah dengan mendudukkan orang di kursi dan menanyai masalah yang itu-itu saja, maka kemudian Oprah menemukan jenis talkshow yang berbeda.
Oprah kemudian mengurangi cerita tabloid dan lebih luas membahas isu-isu seperti kesehatan, politik, dan spiritualitas. Bagaimana tidak setelah pola pikir dan sikapnya yang demikian itu membuat ‘Oprah Winfrey Show’ memimpin rating televisi sehari-hari sampai tahun 2011.
2. Menjawab Keraguan dengan Keunggulan

Saat banyak orang meremehkan dirinya yang akan menjadi news Anchor di depan kamera, Oprah Winfrey membuat anggapan ini menjadi sebuah pecutan. Dengan ketekunan dan keahlian yang dimilikinya akhirnya Oprah mampu memukau penonton dan menjalankan pekerjaannya dengan sangat baik.
Bahkan dalam majalah TIME ditulis bahwa, “Dalam bidang yang didominasi oleh laki-laki kulit putih, dia adalah perempuan hitam yang sangat sukses.”Oprah bisa saja menyerah. Tapi Winfrey percaya bahwa dia bisa mengatasi keraguan dengan menjadi yang terbaik di industrinya.
3. Temukan Kebaikan di Dalam Kemalangan

Menurut Oprah, akan ada banyak pelajaran yang bisa dipelajari saat kita berada pada posisi yang tidak menguntungkan. Masa lalu Oprah yang penuh dengan kemalangan inilah yang membuat dirinya selalu sigap dan siap ketika berada pada keadaan yang sulit.
Saat menjadi co-anchor berita malam di Baltimore, ia mendapati keadaan sulitnya ini ketika rambutnya rusak  dan membuatnya benar-benar botak. Winfrey memang patah hati, namun di sisi lain ia melihat sisi terangnya. Bertahun-tahun kemudian, Oprah mengatakan, “Anda belajar banyak tentang diri sendiri ketika Anda botak.” Ia pun kembali dengan penampilannya yang mengagumkan dan mempesona penonton.
4. Bantu Diri Anda Dengan Membantu Orang Lain

Seperti disebutkan sebelumnya bahwa Oprah Winfrey adalah seorang dermawan yang luar biasa. Ini terbukti dari kegiatan amalnya yang tidak hanya terbatas pada yayasan amalnya sendiri  yaitu Oprah Angel Network. Namun Oprah ternyata juga memberikan banyak uangnya untuk filantropi (diperkirakan sebesar $ 303.000.000 pada tahun 2007).
Alasan utama Oprah melakukan hal ini adalah agar ia bisa membuat dampak positif dalam kehidupan orang lain, meskipun ia juga memiliki alasan lain, “Cara yang paling baik untuk membawa kebaikan pada diri sendiri adalah dengan berbuat baik untuk orang lain.”
5. Berterimakasih Lebih Banyak

Menurut Oprah “Bersyukurlah atas apa yang Anda miliki akan berakhir dengan mendapatkan lebih. Jika Anda berkonsentrasi pada apa yang tidak Anda miliki, Anda tidak akan pernah punya cukup.” Itulah salah satu pola pikir Oprah yang juga menjadikannya sukses seperti sekarang ini. Pada saat ia merayakan dua dekade di televisi nasional, Winfrey mengucapkan terima kasih pada staf dengan mengajak mereka dan keluarga mereka berlibur ke Hawaii (totalnya 1065 orang).
6. Oprah Winfrey Paham Pentingnya Menikmati Hidup

Terakhir, sikap dan pola pikir dari Oprah yang kemudian mengantarkannya pada kesuksesan adalah tahu kapan ia harus rileks dan menikmati hidup. Meski jadwal Oprah tergolong sangat padat ketika menjalani pekerjaannya, namun Oprah mengerti bahwa ia tidak boleh stress dan harus tetap rileks.
Untuk mencapainya, Oprah terkadang memanfaatkan beberapa waktu luangnya (meskipun sedikit) untuk sekedar berhenti sejenak, sendirian, menghela nafas panjang, melihat pohon, bunga, cahaya matahari yang terpantul di jendela.
Bukankah hal-hal tersebut sangat menginpirasi orang disekitarnya dan bahkan orang yang baru mengenal atau mendengar ceritanya. Ketekun serta Dermawan adalah sikap dari Oprah Winfrey yang menurut saya sangat menginspirasi dan karena ketekunannya sebagai presenter dia memiliki julukan “ratu talk show sejagat” hal yang wajar dia memiliki sebutan itu karna kerja kerasnya. Mohon maaf jika ada beberapa hal yg kurang tepat atau salah kata dari artikel diatas. Terima Kasih.

Sumber :



Tidak ada komentar:

Posting Komentar